Draft Anggaran Dasar Toga Aritonang

DRAFT
ANGGARAN DASAR
TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITAR
(CIKAL BAKAL SEDUNIA)

PEMBUKAAN
Berawal dari keinginan dan kesadaran bersama keturunan marga Aritonang mengenai pentingnya dalam mempertahankan silsilah dan mengembangkan hubungan kekeluargaan dengan terus berupaya mempertahankan nilai kekerabatan yang bermartabat, santun dan berbudaya, maka digagas pembentukan organisasi perkumpulan TOGA ARITONANG yang dapat menghimpun dan menggerakkan keturunan Aritonang di seluruh dunia untuk saling membantu, mendukung dan mengasihi satu sama lain.
Kesadaran tersebut, muncul dari hasil pemikiran sejumlah generasi muda keturunan Aritonang yang berdomisili di Kota Medan dan sekitarnya, serta mendapatkan dukungan dari tokoh dan sesepuh Aritonang dari berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri.
Setelah melalui berbagai pertemuan dan persiapan hingga dilaksanakannya pertemuan resmi di Kota Medan, Sabtu 29 Agustus 2009 yang menghasilkan kesepakatan bersama mendirikan Toga Aritonang untuk tingkat Kota Medan dan sekitarnya. Toga Aritonang Kota Medan dan sekitarnya menjadi cikal bakal pendirian Toga Aritonang Sedunia.
BAB I
NAMA , TEMPAT KEDUDUKAN DAN WAKTU
Pasal 1
N A M A
Organisasi ini bernama : TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA
Pasal 2
TEMPAT DAN KEDUDUKANAN
Pusat TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA berkedudukan di Kota Medan, dan direncanakan akan dikembangkan ke tingkat Propinsi, nasional dan Sedunia.
Pasal 3
W A K T U
Organisasi ini didirikan pada tanggal 29 Agustus 2009 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
BAB II
DASAR , MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 4
D A S A R
TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA berbadan hukum dan didirikan berdasarkan azas Kekeluargaan serta digerakan secara profesional.
Pasal 5
MAKSUD DAN TUJUAN
TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA, dibentuk dengan maksud dan tujuan :
1. Mempertahankan silsilah dan mengembangkan hubungan kekeluargaan yang bermartabat
2. Mempertahankan nilai kekerabatan, santun dan berbudaya serta memelihara ikatan solidaritas sesama Aritonang.
3. Meningkatkan sumber daya manusia serta mengoptimalkan potensi, talenta dan keunggulan yang dimiliki oleh generasi Aritonang.
4. Mengupayakan sumbangsih bagi peningkatan kecerdasan, kesempatan kerja dan kesejahteraan anggota.
5. Menciptakan hubungan sosial dan kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan dan sosial serta pemerintah.
6. Mempertahankan dan melestarikan prinsip Sada Do Hita.
7. Mempertahankan eksistensi Bahasa Batak, Tulisan Batak, Sejarah dan Adat.
8. Meningkatkan intensitas dan kualitas komunikasi antar anggota dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi secara optimal.
BAB III
SIFAT DAN BENTUK
Pasal 6
TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA, bersifat kekeluargaan, independen dan bertanggungjawab.
Pasal 7
TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA berbentuk organisasi persatuan seluruh perkumpulan turunan marga Aritonang (Ompusunggu, Simaremare dan Rajagukguk) di Kota Medan maupun di tingkat yang lebih rendah.
BAB IV
KEANGGOTAAN
Pasal 8
Anggota TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA, adalah keturunan Aritonang Ompusunggu, Simaremare dan Rajagukguk dohot Boru dengan tidak memandang agama dan kepercayaan yang dianut.
BAB V
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 9
Hak
Setiap anggota memiliki hak sebagai berikut :
1. Bicara dan suara.
2. Memilih dan dipilih.
3. Membela diri.
4. Mendapat pelayanan dan informasi.
Pasal 10
Kewajiban
Setiap anggota berkewajiban :
1. Menjunjung tinggi nama dan kehormatan organisasi.
2. Tunduk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
3. Tunduk dan melaksanakan hasil-hasil keputusan organisasi.
4. Menjalankan usaha-usaha dan memberikan sumbangan moril maupun materil untuk Mendukung organisasi dalam melaksanakan usaha organisasi.
5. Membayar kewajiban keuangan yang ditetapkan organisasi.
BAB VI
BADAN-BADAN PERLENGKAPAN ORGANISASI
Pasal 11
Struktur organisasi disusun secara bertingkat menurut jenjang organisasi, sebagai berikut :
1. Badan Penasehat
2. Badan Badan Pengurus Harian dengan dibantu beberapa Departemen-departemen.
BAB VI
USAHA-USAHA
Pasal 12
Dalam mencapai tujuannya TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA melaksanakan berbagai usaha, antara lain :
1. Mempererat hubungan persaudaraan dan persatuan antar anggota.
2. Membantu terlaksananya kegiatan serta melakukan koordinasi kegiatan nasional dan internasional yang menjadi agenda.
3. Bertanggung jawab dengan usaha-usaha pengembangan generasi Aritonang.
4. Mengusahakan kesejahteraan para anggota dengan mengelola badan usaha.
5. Merawat hubungan antar anggota TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
6. Mempererat hubungan dengan organisasi marga-marga Batak lainnya.
7. Melestarikan Tarombo, Bahasa Batak, Tulisan Batak dan Adat.
8. Mengelola Website Toga Aritonang, Tarombo Online dan Mailling List Aritonang.

BAB VI
ATRIBUT-ATRIBUT
Pasal 13
TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA memiliki atribut berupa lambang berbentuk segi tiga berwarna dasar merah dalam lingkaran bulat.
Pada sisi segitiga bertuliskan Ompusungu, Simaremare dan Rajagukguk.
Pada puncak segitiga bagian dalam lingkaran ada tulisan Aritonang dan pada bagian bawah ada tulisan Boru.
…………
BAB VII
KEDAULATAN/KEKUASAAN TERTINGGI
Pasal 14
1. Kedaulatan/kekuasaan tertinggi organisasi sepenuhnya berada pada hasil Sidang Musyawarah Besar TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
2. Musyawarah Besar TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA, dihadiri oleh seluruh pengurus dan koordinator depatemen.
BAB XI
WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
Pasal 15
1. Badan Pengurus Harian TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA adalah Badan tertinggi.
2. Pengurus berkewajiban menjalankan segala ketentuan yang tertera pada Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Keputusan-Keputusan Sidang Musyawarah Besar.
3. Pengurus memberikan pertanggungjawaban kepada Sidang Musyawarah Besar.
4. Pengurus dapat membentuk Lembaga-lembaga maupun badan-badan yang dianggap perlu dalam rangka melaksanakan program dan harus mempertanggungjawabkannya pada Sidang Musyawarah Besar.
5. Pengurus berwenang mengesahkan berdirinya lembaga, badan atau pengurus di tingkat yang lebih rendah dengan mempertimbangkan usulan anggota setempat.
6. Pengurus berwenang menyusun dan menetapkan peraturan-peraturan umum organisasi.
7. Untuk melancarkan roda organisasi Ketua Umum bersama-sama dengan Sekretaris Umum dan Bendahara Umum, berwenang menyusun dan menetapkan susunan pengurus lengkap.

BAB XII
KEUANGAN
Pasal 16
Keuangan organisasi TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA dapat diperoleh dari:
1. Iuran anggota.
2. Hasil-hasil usaha yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
3. Sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat.
BAB XIII
MUSYAWARAH DAN RAPAT-RAPAT
Pasal 17
1. Musyawarah dan rapat-rapat terdiri dari:
a. Musyawarah Besar TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
b. Rapat Pimpinan Paripurna.
c. Rapat Kerja TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
d. Rapat Kerja Lembaga, badan dan pengurus tingkatan yang lebih rendah.
2. Musyawarah Besar TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA, adalah:
a. Memegang dan melaksanakan kedaulatan/kekuasaan tertinggi dari organisasi.
b. Menetapkan dan mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran RumahTangga serta program dasar/umum organisasi.
c. Menetapkan dan menggariskan kebijakan organisasi.
d. Menetapkan agenda sidang, memilih Majelis Ketua serta Notulis untuk Sidang Pleno.
e. Melaksanakan penyelenggaraan pemilihan Ketua Umum, Sekretaris Umum dan Bendahara Umum yang langsung dipilih oleh peserta yang hadir dan kemudian mensyahkannya.
f. Memberikan penilaian terhadap laporan pertanggung jawaban Pengurus.
3. Rapat Pimpinan Paripurna adalah:
a. Forum Tertinggi di bawah Musyawarah Besar TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA, yang diselenggarakan jika dipandang perlu dan diusulkan oleh Pengurus atau atas permintaan tertulis lebih dari setengah jumlah pengurus.
b. Mengambil keputusan-keputusan, kecuali yang menjadi wewenang Musyawarah Besar.
4. Rapat Kerja TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA, adalah:
a. Mengadakan penilaian terhadap pelaksanaan program sebelumnya, menetapkan arah/prioritas pelaksanaan program selanjutnya sesuai dengan program umum TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
b. Diselenggarakan sekurang-kurangnya satu kali dalam 1 (satu) tahun.
BAB XIV
KUORUM DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 18
1. Musyawarah Besar, Musyawarah Besar Luar Biasa Rapat Pimpinan Paripurna, dan Rapat kerja dinyatakan sah apabila kuorum dengan diikuti oleh lebih dari setengah jumlah pengurus TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
2. Musyawarah Besar Luar Biasa untuk Pembubaran TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
adalah apabila didiikuti oleh lebih dari dua per tiga jumlah dari anggota dan pengurus.
4. Pengambilan keputusan pada dasarnya dilakukan secara musyawarah untuk mencapai mufakat, kecuali apabila tidak mungkin maka pengambilan keputusan dilakukan atas dasar pemungutan suara terbanyak.
BAB XV
PEMBUBARAN ORGANISASI
Pasal 19
1. Pembubaran organisasi TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA hanya dapat dilakukan dalam suatu Musyawarah Besar .
2. Dalam hal organisasi ini dibubarkan, segala kekayaan organisasi ditentukan lebih lanjut oleh Sidang Musyawarah Besar TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA.
BAB XVI
ATURAN PERALIHAN
Pasal 20
Peraturan-peraturan dan badan-badan yang diatur dalam Anggaran Dasar masih berlaku selama belum diadakan perubahan Terhadap Anggaran Dasar ini.
BAB XVII
PENUTUP
Pasal 21
1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
2. Anggaran Dasar TOGA ARITONANG dohot BORU KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Kota Medan, September 2009
Pada hari ……….. tanggal ……….September 2009.

Tim Perumus Organisasi dan Anggaran Dasar
Toga Aritonang Kota Medan dan Sekitarnya

Ketua : Sori G Simaremare
Sekretaris : Rion Aritonang Ompusunggu
Anggota : 1. Ronson Simaremare
2. Lamdor Ompusunggu
3. Horas Simaremare
4. Themis Simaremare
5. Lindung Rajagukguk
6. Pahala Rajagukguk
7. Marusaha Ompusunggu (Kompi)
8. Horas Rajagukguk

About these ads

Tentang Rion Aritonang

Aku ingin berbagi informasi agar dapat dimanfaatkan orang lain. Dengan begitu, pasti banyak rekan dan teman yang bersedia berkomunikasi dengan aku. Akhirnya tercipta hubungan yang menguntungkan kedua belah pihak. Saat ini aku di Medan, belakangan ini, 'hingar bingar' persiapan Pemilu 2009 'memaksa' aku untuk menyenangi untuk menonton politik dan tentunya menyebarkannya ke rekan dan teman yang lain. Mudah-mudahan bisa dijadikan pendidikan politik 'ala kadar', tapi tetap mempertahankan etika politik demi kondusifnya Sumut yang yang tercinta.
Tulisan ini dipublikasikan di TOGA ARITONANG. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s